Sebuah tulisan hikmah yang saya dapat dari sebuah milis. Semoga bermanfaat.
~~~~~~~~~~~~~~~~~
Di suatu padepokan di Tiongkok pernah hidup seorang GURU yg sangat dihormati karna tegas jujur. Suatu hari, dua murid menghadap GURU. Mereka bertengkar hebat nyaris beradu fisik. Keduanya berdebat…
(Source: rinaldimunir.wordpress.com)
A self reflection for husbands:
1. Kakek berkata, hargai istrimu sebagaimana engkau menghargai ibumu, sebab istrimu juga seorang ibu dari anak-anakmu.
2. jika marah boleh tidak berbicara dengan istrimu, tapi jgn bertengkar dengannya (membentaknya, berkata kasar,bahkan memukulnya)
3. jantung rumah adalah seorang istri. Jika hati istri mu tidak bahagia maka seisi rumah akan tampak seperti neraka (tidak ada canda tawa, manja, perhatian). Maka sayangi istrimu agar dia bahagia dan engkau akan merasa seperti di surga.
4. besar atau kecil gajimu, seorang istri tetap ingin diperhatikan. Dengan begitu maka istrimu akan selalu menyambutmu pulang dengan kasih sayang.
5. 2 org yg tinggal 1 atap (menikah) tidak perlu gengsi, bertingkah, siapa menang siapa kalah. Karena keduanya bukan untuk bertanding melainkan teman hidup selamanya.
6. diluar banyak wanita idaman melebihi istrimu. Namun mereka mencintaimu atas dasar apa yg kamu punya sekarang, bukan apa adanya dirimu. Saat kamu menemukan masa sulit, maka wanita tersebut akan meninggalkanmu dan punya pria idaman lain dibelakangmu.
7. banyak istri yang baik. Tapi diluar sana banyak pria yang ingin mempunyai istri yg baik dan mereka tdk mendapatkannya. Mereka akan menawarkan perlindungan terhadap istrimu. Maka jangan biarkan istrimu meninggalkan rumah karena kesedihan, Sebab ia akan sulit sekali untuk kembali.
Suju
1. Saat conferenci press, personil suju tidak mengucapkan salam menggunakan bhs. indonesia, mlah ngucap “Annyeong”
2. Lagu2nya hanya brpa sj yg mnjdi hits di indonesia
3. Penontonnya membludak bukan krena penonton ingin dengerin lagunya, tp ingin liat tampang personil suju yang…
(via lifanurlifa)
Seberapa pantaskah ku untuk kau tunggu
Cukup indahkah diri ku untuk s’lalu kau nantikan
Mampukah ku hadir dalam setiap mimpi buruk mu
Mampukah kita bertahan disaat kita jauh
Seberapa hebatkah ku untuk kau banggakan
Cukup tangguhkah diri ku untuk s’lalu kau andalkan
Mampukah kau bertahan dengan hidup ku yang malang
Sanggupkah ku meyakinkan disaat engkau bimbang